Modul I

3 Desember 2009

Setelah mengikuti pelatihan pada Modul I, Anda diharapkan telah memiliki kemampuan :
-Memahami Sekilas Tentang Game
-Mengenal Adobe Flash CS4
-Menciptakan File Flash
-Menulis action script sederhana
-Mengatur Area Kerja Flash
-Mengatur Gaya Penulisan Action Script

Pengantar

Game merupakan salah satu cabang ilmu komputer, sub cabang ilmu kecerdasan buatan (artificial intelligent). Game dikembangkan untuk menirukan/mensimulasikan kejadian dunia nyata (real world) ke dalam dunia komputer (computer world). Dalam kehidupan, kita semua tentu saja seringkali melakukan suatu permainan. Permainan antara suatu daerah dengan daerah lainnya sangatlah beragam. Sebagai contoh di kalangan warga masyarakat kabupaten karo (Kabupaten Karo terletak di Propinsi Sumatera Utara) sangat terkenal akan permainan dengan nama JOKER KARO. Walaupun permainan ini cenderung ke arah judi, Joker Karo tetap lah suatu permainan yang menyenangkan dan menghiburkan. Dalam setiap permainan setiap pemainnya harus memiliki jiwa penyabar karena game membutuhkan stamina yang besar bila saja gamenya membutuhkan waktu permainan yang cukup lama. Selain itu para gammer dituntut memiliki kiat-kiat tersendiri untuk menundukkan lawan-lawannya.

Dengan hadirnya komputer telah memungkinkan dirancangnya permainan berbasis computer (computer game). Komputer memungkinkan kita untuk melalukan operasi-operasi yang ada di ilmu matematika maupun fisika yang mana kedua ilmu tersebut merupakan ilmu yang dapat mentransformasi kejadian nyata kedalam dunia komputer.

Disamping pemahaman akan ilmu matematika dan fisika para pengembang game (game developer) juga dituntut menguasai ilmu-ilmu lainnya, mulai dari ilmu estetika, psikologi, sejarah dan sebagainya.

Dewasa ini aplikasi game mudah kita perolah di tengah-tengah masyarakat. Adapun beberapa jenis aplikasi yang mungkin sudah sering kita gunakan antara lain:
-game perang (war game)
-game strategic (strategic game)
-game logika (logic game)
-game balapan (racing game)
-dsb

Seperti halnya rekayasa perangkat lunak (software engineering), pengembangan game juga mengikuti tahap-tahap pengembangan suatu sistem yang mengikuti tahap-tahapan sebagai berikut:
-identifikasi masalah
-analisa dan perancangan
-implentasi
-instalasi, dan
-perawatan

Untuk mengembangkan game tersedia beragam jenis perangkat lunak (software) yang dapat Anda gunakan. Terdapat perangkat lunak yang dikembangkan untuk pengembangan khusus game seperti (Flash CS4, XNA Game, 3DMax, Maya, dsb). Namun bahasa pemrograman tingkat sangat tinggai (spt : Delphi, VB, C#, C++) juga memungkinkan Anda untuk mengembangkan game di dalamnya.

1. Mengenal Adobe Flash CS4
Adobe Flash CS4 merupakan aplikasi yang ditujukan untuk perancangan animasi. Disamping itu Flash CS4 juga dapat digunakan untuk perancangan game mengingat semakin lengkapnya fasilitas yang disediakan untuk peranangan game yang salah satunya melalui dukungan kode program berorientasi object.
Bila Anda pemula dalam pemrograman Anda tidak perlu risau jika Anda belum memahami apa yang disebut dengan ActionScript, pemrograman berorientasi object, serta isitilah-isitlah yang mungkin masih asing di telingan Anda. Modul-Modul berikutnya akan menuntut Anda menguasai semua isitilah tersebut secara jelas dan padat.

a. Mengaktifkan Adobe Flash
Sebelum perancangan game dilakukan, pastikan Adobe Flash CS4 telah aktif di komputer Anda. Bila Adobe Flash CS4 belum aktif lakukan langkah-langkah di bawah ini:
1. Klik Start
2. Klik All Programs
3. Klik Adobe Flash CS4

Setelah menjalankan perintah di atas selanjututnya akan terlihat tampilan jendela utama flash di layar monitor Anda seperti dibawah ini:

Meskipun tampilan jendela Flash Anda tidak seperti gambar di atas, Anda tidak perlu risau karena memang demikianlah adanya. Adobe Flash CS4 memungkinkan Anda untuk mengatur tampilan ini. Tampilan jendela flash seperti gambar di atas disebut workspace (area kerja).

Workspace Flash tersusun atas beberapa panel-panel. Panel merupakan suatu bagian yang berisikan fungsi khusus. Kalau Anda perhatikan nantinya di workspace akan terlihat panel Properties, Project, Toolbox, dan sebagainya.

b. Menciptakan File Flash
Bila Anda ingin merancang antar muka (interface) game maka Anda harus menciptakan File Flash. File Flash memiliki tempat khusus untuk menggambar yang disebut stage. Alat-alat gambar dapat diambil dari panel Toolbox.
Untuk menciptakan File Flash lakukan langkah-langkah berikut:
1. Klik menu Flash File (ActionScript 3.0). Selanjutnya akan ditampilkan jendela File Flash seperti gambar di bawah ini:

2. Simpan File Flash dengan nama Lat1.
-klik menu File
-klik submenu Save
-tentukan letak penyimpanan file pada combobox save in
-pada textbox File name ketikkan lat1

c. Menciptakan File Action Script
File Action Script berfungsi untuk memanipulasi obyek-obyek yang ada di File Flash dengan intruksi-intruksi (instructions) yang dipahami Flash. Pada Flash CS4 Professional digunakan Action Script 3.0. Kode ActionScript 3.0 merupakan kode bersifat object (object oriented programming) sehingga sifat-sifat objek seperti turunan (inheritance), banyak sifat (polymorphism), pengkapsulan (encapsulated) dapat dilakukan.
Ciptakan File Action Script dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Klik menu File
2. Klik submenu New…
3. Klik tab General
4. Klik ActionScript File
5. Klik OK

1. Simpan File ActionScript. Tempat penyimpanan File ActionScript harus sama dengan File Flash.
Untuk melakukan penyimpanan lakukan langkah-langkah berikut:
– klik menu File
– klik submenu Save
– pada combobox save ini pastikan tempat penyimpanan sudah sama dengan tempat penyimpanan File Flash.
– pada isian file name ketikkan main
– klik tombol save untuk melakukan penyimpanan

2. Ketikkan Action Script di bawah ini:

3. Simpan kode Action Script dengan menekan tombol Ctrl + S di keyboard
4. Hubungkan File Flash dengan File Action Script
-Pastikan Anda telah berada di File Flash dengan mengklik Lat1 di sebelah atas stage
-Klik stage
-Tampilkan Panel Properti dengan menekan tombol Ctrl + F3. Pada textbox Class ketikkan Main.
5. Simpan perubahan File Flash dengan menekan tombol Ctrl + S
6. Publish File Flash dengan menekan tombol Ctrl + Enter

File yang sekarang tampil disebut File Publish. File Publish memiliki nama sama dengan File Flash namun dengan ekstensi .swf. File yang telah berekstensi .swf dapat diupload ke internet, dicopy ke cd atau di kirim ke handphone. Namun perlu diingat bahwa File .swf akan dapat dijalankan bila pada Browser, Komputer atau Handphone Anda telah terpasang (installed) Flash Player.
Flash Player versi 10 adalah versi terakhir. Anda dapat mengunduhnya (download) di alamat http://www.adobe.com secara gratis.
Bila Anda perhatikan di File Publish tidak ditampilkan apa-apa karena kode Action Script yang kita buat hanya menampilkan informasi “Hello World” di Panel Output. Bila Panel Output belum aktif, tekan F2 di Keyboard untuk menampilkannya. Di Panel Output, Anda akan melihat keterangan Hello World.

4. Mengatur Area Kerja Flash
Sebagai seorang perancang game (game developer) Anda tentunya membutuhkan alat-alat perancangan mulai dari menu, stage, panel (toolbox, properti, output, debug), dan sebagainya dengan susunan yang gampang diperoleh. Flash telah menyediakan beberapa susunan jadi. Anda tentu saja dapat membentuk susunan tersendiri.
Untuk mengatur tampilan area kerja flash dapat dilakukan dengan cara:
– klik menu Window
– klik submenu Workspace
– Klik area kerja pilihan Anda

5. Mengatur Gaya Penulisan Action Script
Teknik penulisan kode program hingga saat ini masih menjadi perdebatan tentang teknik yang paling baik. Anda tentu saja tidak mengikuti teknik-teknik penulisan yang telah disediakan. Namun dari beberapa analisa diketahui bahwa dengan teknik penulisan yang baik maka kode program akan mudah dibaca dan/atau dikembangkan.
Flash memungkinkan Anda untuk mengatur teknik penulisan Action Script dengan cara :
– klik menu Edit
– klik submenu Preferences
– klik Category Auto Format
– Centang checkbox yang menurut Anda sesuai
– klik tombol OK untuk menerima perubahan


Modul I

5 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan dalam Modul I ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan:
– menjelaskan tentang Bahasa C
– mengenali lingkungan terpadu Bahasa C
– menjalankan kode program sederhana

Pendahuluan


Modul I

4 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan ini Anda diharapkan memiliki kemampuan:
* menghidupkan dan mematikan sistem komputer
* mengetahui operasi dasar mouse
* membuka dan menutup aplikasi


Modul I

2 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan pada Modul I ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan:
– menjelaskan tentang Microsoft Access 2007
– menjelaskan kebutuhan minimal baik hardware maupun software Microsoft Access 2007
– Menjalankan dan menutup Microsoft Access 2007
– Membuka dan menutup basis data


Modul I

2 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan dalam Modul I ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan:
– Menjelaskan tentang Microsfot Power Point 2007
– Menjelaskan kebutuhan minimal hardware dan software Microsoft Power Point 2007
– Mengaktifkan dan Menonaktifkan Power Point 2007
– Membuka dan Menutup Slide

Pendahuluan


Modul I

2 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan pada Modul I ini, Anda diharapkan mampu:
– Mengenali Microsoft Excel 2007
– Menjelaskan persyaratan minimal hardware maupun software
– Menjalankan dan Mentutup Aplikasi
– Membuka dan menutup lembar kerja


Modul I

2 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan pada Modul I ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan:

  • menjalankan dan menutup DOS
  • memahami jenis-jenis perintah DOS

Pendahuluan
Sistem Operasi Disk (Disk Operating System – DOS) merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola seluruh sumber daya pada sistem komputer. Sumber daya di komputer baik hardware dan software harus dikelola dengan baik sehingga sistem dapat bekerja dengan baik (stable), menghindari perebutan pengerjaan (bottleneck), memberikan prioritan pengerjaan, menghindari gangguan-gangguan (virus, hacker), mengatasi sistem dari kegagalan (roolback).
Pemakai berinteraksi dengan DOS dengan memberikan perintah dari keyboard. Pemakai mengetikkan perintah. Perintah yang diberikan selanjutnya diterjemahkan sistem DOS sesuai dengan fungsi dari perintah tersebut. Perintah-perintah DOS tidak lain adalah nama file program yang umumnya berakhiran (extention) .com, .bat, .exe. Selain mengetikkan nama file program, perintah DOS juga biasanya digabungkan dengan parameter-parameter. Penulisan parameter umumnya setelah nama file program.
Sistem DOS yang beredar di pasaran sangatlah beraneka ragam. Berikut ini adalah jenis-jenis DOS yang banyak ditemukan di pasaran.
1. Persolan Computer (PC) DOS
2. Microsoft (MS) Dos
3. Apple Dos
4. Macintosh Dos
5. Linux
5. dsb
Di Indonesia pada era 80-an hingga 90-an PC Dos dan MS Dos sangat merajai di pasaran. Hal tersebut terjadi karena kemudahan-kemudahan interaksi yang ditawarkan oleh kedua sistem tersebut. Namun beberapa maniak komputer tetap menggunakan sistem operasi linux dalam pengelolaan komputernya karena sistem linux memungkinkan kita melihat kode sumber (open source) dari program yang dijalankan.
Mengingat tingkat penggunaan PC DOS dan MS DOS di masyarakat masih cuku banyak maka pembahasan di Modul ini tetapi mengacu pada perintah-perintah kedua sistem tersebut.
Harapan kami tentunya Anda dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik. Dan Anda tentunya pasti bisa dengan cara:
0. Mulai
1. Baca Modul No. ….
2. Berlatih
Bila Anda merasa belum memahami keseluruhan materi, Anda kembali ke langkah 1.
Bila Anda yakin bahwa materi sudah di ‘otak’ langsung naikkan nomor modulnya dan kembali ke langkah 1.
4. Selesai
Semoga Anda tetap semangat dan semangat untuk belajar. Dan jangan lupa belajar dan berdoa. Berdoa dan beristirahat. Beristirahat dan makan. Dan lain-lain. Mejuah-Juah!

a. Menjalankan Sistem DOS
Sebelum munculnya sistem operasi berbasis grafik (khsusnya windows) maka pengaktifan sistem operasi dos dilakukan dengan cara :
1.memasukkan disket DOS
2.menghidupkan komputer. Proses ini akan memakan waktu beberapa saat hingga muncul dos prompt. Dos prompt merupakan simbol yang menyatakan bahwa DOS siap menerima perintah.
3.memberikan perintah ke DOS
Namun setelah munculnya sistem operasi berbasis grafik seperti sistem operasi windows, pengontrolan sistem komputer tidak dilakukan lagi oleh sistem DOS tetapi oleh sistem windows itu sendiri. Hanya sistem DOS tetap kita aktifkan dari sistem Windows. Untuk mengaktifkan sistem DOS dari windows salah satunya adalah:
1. Klik tombol Start
2. Klik menu Run. Selanjutnya akan muncul dialog Run seperti gambar berikut:
dialog-run
3. Ketikkan command atau cmd pada textbox
4. Klik tombol OK
jendela-dos

b. Menutup Sistem DOS
Bila sistem DOS yang benar-benar aktif di komputer Anda (tidak ada sistem windows) maka untuk menutup sistem DOS adalah dengan menekan tombol Power Komputer atau dapat dikatakan memaksa komputer untuk berhenti bekerja.
Sedangkan bila sistem Dos Anda aktifkan dari sistem windows, maka cara untuk menutup sistem windows adalah dengan mengetikkan Exit di Dos Prompt.
exit1

c. Jenis-Jenis Perintah DOS
Kita berinterasksi dengan sistem DOS dengan mengetikkan perintah yang dipahaminya. Perintah DOS yang kita berikan tidak lain adalah nama suatu file program yang dapat bertipe COM, EXE atau BAT. Selain nama file program umumnya juga kita memberikan perintah dengan menambahkan parameter di sebelah kanan nama file program.
Perintah-perintah DOS terbagi atas 2 (dua) kelompok yaitu:
a. perintah internal
b. perintah eksternal

A. Perintah Internal
yaitu perintah yang otomatis di simpan di memory pada saat sistem DOS dijalankan pertama kali.
Berikut ini adalah perintah-perintah internal DOS:
– CLS
– DIR
– ECHO
– TYPE
– EDIT
– COPY
– REN (Rename)
– DEL (Delete)
– VOL
– LABEL

B. Perintah eksternal
yaitu perintah yang tidak dismpan secara otomatis di memory pada saat sistem DOS dijalankan pertama kali .
Berikut adalah perintah-perintah eksternal DOS:
– Diskcopy
– Format
– Debug
– dsb

Kesimpulan
DOS merupakan sistem operasi yang berfungsi untuk mengelola sistem komputer
Dari sisi pengaktifannya, perintah DOS terbagi atas dua kelompok yaitu perintah internal dan eksternal

Kosa Kata

Tanggapan Anda

Referensi