Apa itu tipe data?

5 Mei 2009

Tipe data adalah suatu batasan nilai yang dapat disimpan. Dalam MS-Access terdapat berbagai jenis tipe data antara lain :
– Byte
– Integer
– Text
– Date/Time
– Number
Misalkan Anda ingin menyimpan data nama siswa. Nama siswa dapat seperti “Rita”, “Ahmad Dahlan”, “Betra Aginta Ginting”, dan sebagainya. Nama tersusun atas karakter-karakter. Untuk menampung data karakter MS-Acces menyediakan tipe data text. Contoh lain misalkan Anda ingin menyimpan data berat seorang siswa. Data berat umumnya disimpan dalam pecahan. Sebagai contoh berat Ani 45.5 Kg. Untuk menampung data berupa angka, MS-Acces menyediakan tipe data Number.


Apa itu tabel?

5 Mei 2009

Tabel merupakan suatu tempat penyimpanan data. Penciptaan tabel dilakukan dengan menentukan struktur tabel. Field struktur disebut juga sebagai kolom atau attribut. Setelah struktur terbentuk selanjutnya dapat diisikan data pada setiap field. Kesatuan utuh dari satu baris field disebut dengan satu rekord atau baris.


Apa itu basis data?

5 Mei 2009

Basis data adalah gudang/sumur data yang daripadanya kita dapat memanipulasi data secara cepat, tepat, akurat dan aman.
Basis data pada MS-Acces termasuk basis data relasional. Basis data relasional adalah basis data yang struktur datanya disusun secara berhubungan antara tabel satu dengan tabel yang lainnya.


Sebutkan jenis-jenis basis data?

5 Mei 2009

Berdasarkan struktur data di dalam basis data, maka basis data dapat dikelompokkan kedalam:
a. Basis data relasional
b. Basis data pohon
c. Basis data hirarki
d. Basis data objek
e. Basis data relasional-obyek


Modul I

5 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan dalam Modul I ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan:
– menjelaskan tentang Bahasa C
– mengenali lingkungan terpadu Bahasa C
– menjalankan kode program sederhana

Pendahuluan


Modul I

4 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan ini Anda diharapkan memiliki kemampuan:
* menghidupkan dan mematikan sistem komputer
* mengetahui operasi dasar mouse
* membuka dan menutup aplikasi


Modul I

2 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan pada Modul I ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan:
– menjelaskan tentang Microsoft Access 2007
– menjelaskan kebutuhan minimal baik hardware maupun software Microsoft Access 2007
– Menjalankan dan menutup Microsoft Access 2007
– Membuka dan menutup basis data


Modul I

2 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan dalam Modul I ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan:
– Menjelaskan tentang Microsfot Power Point 2007
– Menjelaskan kebutuhan minimal hardware dan software Microsoft Power Point 2007
– Mengaktifkan dan Menonaktifkan Power Point 2007
– Membuka dan Menutup Slide

Pendahuluan


Modul I

2 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan pada Modul I ini, Anda diharapkan mampu:
– Mengenali Microsoft Excel 2007
– Menjelaskan persyaratan minimal hardware maupun software
– Menjalankan dan Mentutup Aplikasi
– Membuka dan menutup lembar kerja


Modul I

2 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan pada Modul I ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan:

  • menjalankan dan menutup DOS
  • memahami jenis-jenis perintah DOS

Pendahuluan
Sistem Operasi Disk (Disk Operating System – DOS) merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola seluruh sumber daya pada sistem komputer. Sumber daya di komputer baik hardware dan software harus dikelola dengan baik sehingga sistem dapat bekerja dengan baik (stable), menghindari perebutan pengerjaan (bottleneck), memberikan prioritan pengerjaan, menghindari gangguan-gangguan (virus, hacker), mengatasi sistem dari kegagalan (roolback).
Pemakai berinteraksi dengan DOS dengan memberikan perintah dari keyboard. Pemakai mengetikkan perintah. Perintah yang diberikan selanjutnya diterjemahkan sistem DOS sesuai dengan fungsi dari perintah tersebut. Perintah-perintah DOS tidak lain adalah nama file program yang umumnya berakhiran (extention) .com, .bat, .exe. Selain mengetikkan nama file program, perintah DOS juga biasanya digabungkan dengan parameter-parameter. Penulisan parameter umumnya setelah nama file program.
Sistem DOS yang beredar di pasaran sangatlah beraneka ragam. Berikut ini adalah jenis-jenis DOS yang banyak ditemukan di pasaran.
1. Persolan Computer (PC) DOS
2. Microsoft (MS) Dos
3. Apple Dos
4. Macintosh Dos
5. Linux
5. dsb
Di Indonesia pada era 80-an hingga 90-an PC Dos dan MS Dos sangat merajai di pasaran. Hal tersebut terjadi karena kemudahan-kemudahan interaksi yang ditawarkan oleh kedua sistem tersebut. Namun beberapa maniak komputer tetap menggunakan sistem operasi linux dalam pengelolaan komputernya karena sistem linux memungkinkan kita melihat kode sumber (open source) dari program yang dijalankan.
Mengingat tingkat penggunaan PC DOS dan MS DOS di masyarakat masih cuku banyak maka pembahasan di Modul ini tetapi mengacu pada perintah-perintah kedua sistem tersebut.
Harapan kami tentunya Anda dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik. Dan Anda tentunya pasti bisa dengan cara:
0. Mulai
1. Baca Modul No. ….
2. Berlatih
Bila Anda merasa belum memahami keseluruhan materi, Anda kembali ke langkah 1.
Bila Anda yakin bahwa materi sudah di ‘otak’ langsung naikkan nomor modulnya dan kembali ke langkah 1.
4. Selesai
Semoga Anda tetap semangat dan semangat untuk belajar. Dan jangan lupa belajar dan berdoa. Berdoa dan beristirahat. Beristirahat dan makan. Dan lain-lain. Mejuah-Juah!

a. Menjalankan Sistem DOS
Sebelum munculnya sistem operasi berbasis grafik (khsusnya windows) maka pengaktifan sistem operasi dos dilakukan dengan cara :
1.memasukkan disket DOS
2.menghidupkan komputer. Proses ini akan memakan waktu beberapa saat hingga muncul dos prompt. Dos prompt merupakan simbol yang menyatakan bahwa DOS siap menerima perintah.
3.memberikan perintah ke DOS
Namun setelah munculnya sistem operasi berbasis grafik seperti sistem operasi windows, pengontrolan sistem komputer tidak dilakukan lagi oleh sistem DOS tetapi oleh sistem windows itu sendiri. Hanya sistem DOS tetap kita aktifkan dari sistem Windows. Untuk mengaktifkan sistem DOS dari windows salah satunya adalah:
1. Klik tombol Start
2. Klik menu Run. Selanjutnya akan muncul dialog Run seperti gambar berikut:
dialog-run
3. Ketikkan command atau cmd pada textbox
4. Klik tombol OK
jendela-dos

b. Menutup Sistem DOS
Bila sistem DOS yang benar-benar aktif di komputer Anda (tidak ada sistem windows) maka untuk menutup sistem DOS adalah dengan menekan tombol Power Komputer atau dapat dikatakan memaksa komputer untuk berhenti bekerja.
Sedangkan bila sistem Dos Anda aktifkan dari sistem windows, maka cara untuk menutup sistem windows adalah dengan mengetikkan Exit di Dos Prompt.
exit1

c. Jenis-Jenis Perintah DOS
Kita berinterasksi dengan sistem DOS dengan mengetikkan perintah yang dipahaminya. Perintah DOS yang kita berikan tidak lain adalah nama suatu file program yang dapat bertipe COM, EXE atau BAT. Selain nama file program umumnya juga kita memberikan perintah dengan menambahkan parameter di sebelah kanan nama file program.
Perintah-perintah DOS terbagi atas 2 (dua) kelompok yaitu:
a. perintah internal
b. perintah eksternal

A. Perintah Internal
yaitu perintah yang otomatis di simpan di memory pada saat sistem DOS dijalankan pertama kali.
Berikut ini adalah perintah-perintah internal DOS:
– CLS
– DIR
– ECHO
– TYPE
– EDIT
– COPY
– REN (Rename)
– DEL (Delete)
– VOL
– LABEL

B. Perintah eksternal
yaitu perintah yang tidak dismpan secara otomatis di memory pada saat sistem DOS dijalankan pertama kali .
Berikut adalah perintah-perintah eksternal DOS:
– Diskcopy
– Format
– Debug
– dsb

Kesimpulan
DOS merupakan sistem operasi yang berfungsi untuk mengelola sistem komputer
Dari sisi pengaktifannya, perintah DOS terbagi atas dua kelompok yaitu perintah internal dan eksternal

Kosa Kata

Tanggapan Anda

Referensi


Modul I

2 Mei 2009

Setelah mengikuti pelatihan pada Modul I ini, Anda diharapkan memiliki kemampuan:

  • mengenali program pengolah kata Microsoft Word 2007
  • mengetahui persyaratan minimum hardware dan software untuk menjalankan aplikasi
  • menjalankan dan menutup Microsoft Word 2007
  • menutup dan membuka dokumen di Microsoft Word 2007

Pendahuluan
Kebutuhan mengolah kata-kata secara cepat, tepat dan akurat adalah tujuan utama dari pengembangan aplikasi Microsoft Word (MS Word). Tapi dalam perkembangannya MS Word telah memungkinkan kita bukan hanya mengolah kata namun juga untuk mengolah angka, gambar, grafik, web, email, script, xml, dan lain-lain. Hal ini tentu saja menghilangkan stigma dalam pikiran orang awam bahwa MS-Word hanya fokus pada pengolah kata saja.
Perkembangan MS-Word yang begitu cepat tidak lain karena kebutuhan dari pengguna yang semakin tinggi dan beragam. Antar muka aplikasi dirancang semudah mungkin untuk menggunakannya (user friendly). Tanpa bantuan MS-Word pemakai diharapkan mengetahui perintah yang harus dilakukan untuk berinteraksi dengan MS-Word (user intuition). Dengan tampilan grafis yang sangat menarik dan inovatif MS-Word telah memungkinkan kita bekerja dengan lebih cepat dan baik.
Terdapat beragam versi MS-Word yang beredar di pasaran, mulai dari MS-Word 2000, 2003 hingga yang terakhir MS-Word 2007. Umumnya perintah-perintah di versi lebih rendah akan tetap berlaku di versi yang lebih tinggi (compatible). Namun perintah-perintah di versi terakhir belum tentu ada di veri sebelumnya (uncompatible).

1.1 Kebutuhan Hardware dan Software
Aplikasi MS-Word 2007 tidak lain adalah perangkat lunak (software) yang dirancang dari rangkaian kode program. Kode program tersimpan dalam ratusan bahkan ribuan file dengan berbagai tipe. Ada file bertipe gambar, exe, teks, biner dan sebagainya. Karena melibatkan banyak file dan didalamnya kemungkinan terdiri atas ratusan bahkan ribuan kode program sehingga kapasitas yang dibutuhkannya tentu saja besar yang dalam hal ini bisa sampai ratusan mega byte.
Seperti yang kita ketahui bahwa semua program akan dapat diaktifkan bila sudah tersimpan di memory. Karena file yang membentuk MS-Word 2007 sangat besar tentu saja dibutuhkan memory yang besar pula untuk menapungnya. Untuk itu dibutuhkan persyaratan perangkat keras (hardware) minimum sehingga aplikasi MS-Word 2007 dapat dijalankan.
Berikut adalah standar minium hardware yang terpasang di komputer sehingga aplikasi MS-Word 2007 dapat diaktifkan.
1. RAM 128 Mega Byte
2. Hardisk 1 Giga Byte
3. Processor P3 667 Mhz
Sedangkan persyaratan software yang paling utama adalah harus sistem operasi windows XP SP 1.

1.2 Menjalankan MS-Word 2007
Kita sudah dapat memberikan perintah ke MS-Word 2007 jika aplikasi MS-Word 2007 sudah diaktifkan (running). Untuk menjalankan MS-Word dapat dilakukan dengan cara :
1. Klik tombol Start
2. Klik menu All Programs
3. Klik sub menu Microsfot Office
4. Klik sub menu Microsoft Office Word 2007

jendela-ms-word
Gambar 1.1 Jendela Microsoft Word Offiece 2007

Jendela MS-Word 2007 menyediakan berbagai fasilitas yang dapat Anda gunakan untuk memanipulasi dokumen Anda. Dokumen Anda dapat saja berisi seperti angka, karakter, gambar, suara, email, dan sebagainya.

1.3 Menutup MS Word 2007
Untuk menutup jendela MS Word 2007 dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu:
a. tombol cepat keyboard (keyboard shortcut)
b. mengklik menu

a. Dengan menekan tombol cepat keyboard
1. Tekan Tombol Alt + F
2. Tekan huruf X

b. Denge mengklik menu
1. Klik simbol Office
2. Klik tombol Exit Word
menutup-ms-word

1.4 Membuka Dokumen MS-Word 2007

1.5 Menutup Dokumen MS-Word 2007

1.6 Menulis di Dokumen MS-Word 2007

1.7 Menyimpan Dokumen MS-Word 2007

Kesimpulan

Kosa Kata

Referensi

Jajak Pendapat


Modul I

2 Mei 2009

Tujuan

  • Mengenali bahasa pemrograman pascal
  • Memiliki kemampuan mengenali struktur bahasa Pascal
  • Mampu membuat kode Pascal sederhana

Pendahuluan
Bahasa diciptakan oleh Prof. Niklaus Wirth pada tahun 1971 di Universitas Zurich. Tujuan dari penciptaannya adalah untuk membantu para mahasiswanya menuliskan kode program secara terstruktur.
Dalam perkembangannya, bahasa pemrograman Pascal banyak digunakan di sekolah-sekolah sebagai bahasa pemrograman dasar dengan harapan pola pikir anak didik akan terpola secara sistematis.
Disamping itu terdapat bahasa pemrograman yang dikembangkan dari keunggulan-keunggulan bahasa pemrograman Pascal seperti Delphi, C#, dll.

1.1 Menjalankan Program Pascal
Bila Anda menjalankan sistem operasi windows, maka untuk mengaktifkan program Pascal dapat dilakukan dengan menjalankan file exexutabel (exe) Turbo.Exe. Bila sudah dilakukan maka akan muncul lingkungan pengembangan terpadu Pascal (pascal integrated development environtment – IDE) seperti gambar 1.1. Di jendela IDE Anda dimungkinkan untuk membuat, mengedit, menyimpan, mengatur kode program maupun penterjemah (compiler) sehingga program kita dapat berjalan dengan baik dan benar.

1.2 Menuliskan kode program
Ketikkan kode program berikut:

Begin
   Wrilten("Hallo Pascal");
End.

1.3 Mengeksekusi kode program
Tekan tombol Ctrl + F9

1.4 Menyimpan kode program
Tekan tombol Alt + F
Tekan huruf s
Simpan kode program dengan nama modul1

1.5 Menutup Program
-Tekan tombol Alt + F
-Tekan huru x

Kesimpulan

Pendapatan Anda

Referensi


Jenis-Jenis Perintah DOS

25 April 2009

Perintah DOS terbagi atas dua kelompok, yaitu:
– perintah internal, dan
– perintah eksternal

A. Perintah Internal
Perintah internal merupakan perintah yang otomatis tersedia setelah sistem DOS aktif.
Contoh-contoh perintah internal:
– CLS
– DIR
– COPY
– DEL
– REN
– EDIT
– TYPE
– PROMPT
– LABEL
– VOL
– dsb

B. Perintah Eksternal
Perintah eksternal merupakan perintah yang belum tentu ada walaupun sitem DOS sudah diaktifkan. Karena perintah-perintah eksternal umumnya membutuhkan ruang memory yang besar sehingga perintah tersebut tidak diletakkan ke memory begitu DOS diaktifkan.
Perintah-perintah eksternal antara lain adalah:
– DISKCOPY
– DEBUG
– FORMAT
– DEFRAGMENT
– dsb


Modul I

13 Maret 2009

Setelah mengikuti pelatihan pada Modul I ini,  Anda diharapkan memiliki kemampuan:

  • mengenali pengenal (identifier) dalam kode program
  • mengenali jenis-jenis pengenal dalam kode program
  • mendeklarasikan variabel dan konstanta
  • memahami jenis-jenis tipe data
  • memahami lingkungan terpadu (intergrated development environment) Visual Basic 6.0

1.1 Pendahuluan
Program tersusun atas sedereten pernyataan (instruksi) yang disusun secara sistematis untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan yang dimaksud seperti mencari penjumlahan dua buah bilangan; mencari bilangan maksimum dari sederetan bilangan; mengurutkan bilangan; dan sebagainya. Pernyataan tersusun atas himpunan simbol-simbol, sedangkan simbol-simbol tersusun dari rangkaian karakter-karakter dan kedudukannya didalam kode program memiliki makna khusus (semantic). Fungsi dari simbol-simbol dalam kode program dapat sebagai  variabel, konstanta, pencacah, array, rekord, fungsi, prosedur, file, objek; komentar, label, dan sebagainya.
Sebagai seorang programmer, Anda dituntut untuk memanfaatkan simbol-simbol yang dikenali oleh Visual Basic. Seperti seorang coki/juru masak yang memahami semua peralatan dan bahan untuk memasak akan sangat menentukan hasil dan kualitas masakannya; begitu juga dengan kita programmer. Dengan mengetahui alat-alat yang digunakan untuk menulis kode program akan sangat membantu kita memahami bahasa pemrograman tersebut.
Pada modul I ini Anda akan dituntun untuk memahami 3 (tiga) elemen utama program yakni : pengenal (identifier), variabel (variable), dan konstanta (constant). Karena implementasi kode akan dilakukan di visual basic secara sekilas juga akan dijelaskan lingkungan pengembangan terpadu (integrated development environment) Microsoft Visual Basic. Informasi lengkap tentang lingkungan terpadu visual basic dapat dilihat di kategori Menguasai Lingkungan Terpadu Visual Basic pada Home Page. Secara garis besar lingkungan terpadu merupakan tempat Anda menulis (coding), menterjemahkan (compile), menjalankan (running), mencari kesalahan (debug), mengatur compiler (setup), menyimpan kode program (save) dan dan fungsi-fungsi yang lainnya
Harapan Tim penyusun kiranya pelatihan pada Modul I ini akan membantu memberi jalan yang baik untuk memahami pelatihan pada modul-modul selanjutnya. Ingat kunci sukses belajar komputer adalah “Baca dan Coba.” Semakin Anda membaca pelatihan ini dan semakin sering pula Anda mencobanya dijamin Anda pasti bisa menguasainya. Harus tetap semangat dan semangat untuk benar-benar menguasainya. Semoga!

1.2 Pengenal (Identifier)
Pengenal merupakan simbol yang digunakan untuk menandai elemen-elemen kode program. Pengenal dapat berfungsi sebagai variabel, konstata, array, fungsi, prosedur, rekord, file dan sebagainya. Penguasaan mengenali pengenal dalam kode program akan sangat membantu Anda untuk mendalami bahasa pemrograman yang digunakan.

Dari sisi pembuatannya pengenal terbagi atas 2 (dua) bagian, yaitu :
a. Pengenal yang telah dibuat sistem (built-in identifier)
Pengenal yang dibuat sistem merupakan pengenal yang telah disediakan oleh bahasa pemrograman tersebut. Pengenal-pengenal yang dibuat oleh sistem disebut juga kata-kata tercadang (reserved words), yang artinya kata-kata tersebut telah memiliki fungsi khusus dalam kode program. Kata-kata tercadang tidak dapat didefenisikan ulang oleh programmer.
Berikut adalah contoh pengenal yang sudah dikenal sistem:

Dim As String Byte
Const Function Private Sub
String Single Double Boolean
Integer Longint Byte Shortint

b. Pengenal yang didefenisikan pemakai (user defined identifier)
Visual Basic mengizinkan programmer untuk membuat pengenal sendiri, apakah  sebagai pengenal variabel, konstanta, array, fungsi, prosedur, dsb. Namun pendefenisiannya harus mengikuti ketentuan berikut ini:

  • Pengenal harus dimulai alphabet (A..Z, a..z)
  • Karakter kedua dan seterusnya dapat diikuti oleh angka, garis bawah (under scored), atau alphabet
  • Pengenal tidak dapat memuat karakter-karakter khusus seperti : !@#$%*^&()_+<>?:”{}. Karakter khusus/spesial adalah karakter yang memiliki makna tersendiri dalam kode program. Sebagai contoh + (tanda tambah) memiliki fungsi menjumlah dalam ekspresi aritmatika atau menandakan suatu bilangan adalah bilangan positif.
  • Pengenal bukan pengenal yang sudah didefenisikan system seperti dim, as, byte, integer, dsb.

1.3 Jenis-Jenis Pengenal
Jenis-jenis pengenal dalam kode program berikut hanya dimaksudkan mempercepat Anda menguasai simbol-simbol yang digunakan dalam kode program visual basic. Semakin Anda kenal maka kemampuan Anda membaca kode program yang rumit sekaliput tidak akan menjadi kendala lagi.
– Jenis pengenal variabel, contoh : Dim Nilai As Single
– Jenis pengenal konstanta, contoh : Const A = 50
– Jenis Pengenal Array, contoh : Dim Nama_Mahasiswa(20) As String(25)
– Jenis Pengenal Fungsi, contoh :
Function jumlah(a,b) as Integer
c=a+b
jumlah=c
end function

1.4 Variabel
Variabel merupakan pengenal yang nilainya bisa diubah-ubah pada saat program dijalankan/dieksekusi (running program ). Sebelum variabel digunakan maka variabel tersebut harus dikenalkan terlebih dahulu. Untuk mendeklarasikan variabel digunakan kata kunci Dim. Aturan pemberian nama variabel seperti aturan pemberian nama pengenal di atas (Lihat Sub Pengenal yang Didefenisikan Pemakai).

Berikut adalah contoh deklarasi variabel yang benar.
Dim A As Byte
Dim Luas As Single
Dim Nama As String(20)

Anda perhatikan contoh deklarasi pengenal berikut:
Dim A As Byte, berarti :

Dim merupakan kata cadang yang digunakan untuk mendeklarasikan pengenal variabel

A adalah  pengenal variabel yang dideklarasikanl

As Byte ialah  tipe data yang akan disimpan pengenal variabel A.

Bila terdapat dua atau lebih pengenal yang bertipe sama maka antar pengenal diberi tanda koma. Sebagai contoh :
Dim A,B,C as Byte

Pengenal A,B,C dideklarasikan sebagai pengenal variabel yang bertipe Byte.

Deklarasi seperti ini tidak absah

Dim A B C as Byte

1.5 Tipe Data
Setiap variabel yang dideklarasikan sebaiknya diberi tipe data walaupun visual basic memungkinkan deklarasi variabel tanpa menuliskan tipe data. Tipe data tidak lain adalah cakupan nilai (range) yang dapat ditampung oleh pengenal yang dideklarasikan. Berikut ini adalah tipe-tipe data yang disediakan Visual Basic.

Tipe Data Nilai Memori Terpakai (Byte)
Boolean True / False 1
Byte 0..255 1
Integer -32768..32767 2
Long -2,147,483,648 to 2,147,483,647 4
Single -3.402823E38 to -1.401298E-45 untuk nilai negatif dan 1.401298E-45
to 3.402823E38 untuk nilai positif
4
Double -1.79769313486232E308 to –
4.94065645841247E-324 untuk nilai negatif
dan 4.94065645841247E-
324 to 1.79769313486232E308 untuk nilai positif
8
String A variable-length string can contain up to
approximately 2 billion characters; a
fixed-length string can contain 1 to
approximately 64K characters
Hingga 2 Giga karakter
Variant Tidak terdefenisi Tidak terdefenisi
Decimal
79,228,162,514,264,337,593,543,950,335
to
79,228,162,514,264,337,593,543,950,335
12
Object Tidak terdefenisi 4
Date 1 January 100 to 31 December 9999 and
times from 0:00:00 to 23:59:59
8

*Mendeklarasikan tipe data numerik
Penggunaan tipe data tergantung kebutuhan. Sebagai contoh untuk menampung jumlah penduduk indonesia yang banyaknya 250 juta jiwa sebaiknya dideklarasikan dengan longint, single, atau double, karena tipe data tersebut dapat menampung data yang lebih dari 250 juta.

Mungkin Anda bertanya yang paling baik apakah long, single atau double? Karena penduduk indonesia jumlahnya sudah pasti bulat maka sebaiknya dipilih tipe data yang menampung bilangan bulat yang dalam hal ini adalah long.  Sehingga deklarasi variabel dari jumlah penduduk yang sesuai adalah:

Dim Jumlah_Penduduk As Long

Misalkan untuk menyimpan jumlah penduduk sebanyak 250 juta Anda menggunakan tipe data integer seperti berikut:

Dim Jumlah_Penduduk As Integer

maka pengenal Jumlah_Penduduk maksimum hanya dapat diberi nilai 32767, berarti untuk data 250.000.000 tidak dapat dilakukan. Dan bila hal ini tetap dipaksakan maka akan mengakibatkan timbulnya tumpah nilai atau disebut overflow.

Contoh kasus yang lain, misalkan Anda ingin mengenalkan suatu variabel yang akan menyimpan data kedalaman laut jawa. Kedalaman laut tentu dapat dipastikan dalam bilangan pecahan sebagai contoh 1555.5m, 1500.15m, dan sebagainya. Bila data yang akan ditampung nilainya dalam pecahan maka tipe data yang sesuai digunakan adalah single atau double.

Dim Dalam_Laut As Single, atau

Dim Dalam_Laut As Double

Sekarang persoalanya adalah deklarasi yang terbaik yang mana ya? Bila kita lihat pada tabel tipe data maka tipe data single membutuhkan ruang di memory 4 byte; sedangkan tipe data double memerlukan ruang memory 8 byte.  Untuk efisiensi maka kita pilih deklarasi Dim Dalam_Laut As Single.

*Mendekalarasikan tipe data string
String merupakan rangkaian karakter. Sebagai contoh untuk mendeklarasikan variabel yang nantinya digunakan untuk menampung nama Anda maka dapat dilakukan seperti berikut :
Dim Nama As String, atau
Dim Nama As String(20)

Bila Anda mendekalarasikan variabel seperti pernyataan berikut
Dim Nama As String, berarti variabel nama akan dapat menampung banyaknya karakter hingga 2 Giga karakter. (1 Giga = 1000 Mega, 1 Mega = 1024 Karakter)

Sedangkan bila Anda mendeklarasikan variabel seperti berikut:
Dim Nama As String(20), berarti Anda menetapkan bahwa variabel Nama hanya akan menampung maksimal 20 karakter. Seandainya Anda memberi nilai ke variabel Nama lebih dari 20 karakter maka hanya 20 karakter pertama yang akan disimpan.

* Mendeklarasikan tipe data Boolean
Boolean merupakan suatu tipe data yang dapat menampung konstanta TRUE atau False, atau angka 1 (TRUE) dan 0 (FALSE). Tipe data boolean cocok digunakan untuk menampung data yang hanya memiliki 2 kemungkinan nilai seperti jenis kelamin (laki-laki atau perempuan), keterangan nilai (lulus atau tidak lulus), keterangan kehadiran (hadir atau tidak hadir), dan sebagainya.
Misalkan Anda ingin mendeklarasikan pengenal Jenis_Kelamin yang akan menampung nilai Boolean, maka Anda dapat menuliskannya seperti pernyataan berikut :
Dim Jenis_Kelamis As Boolean
Pada saat pemberian nilai variabel Jenis_Kelamin maka Anda dapat melakukannya sebagai berikut:
Jenis_Kelamin = TRUE ‘Misalkan TRUE berarti Laki-Laki
Jenis_Kelamin = 1 ‘Angka 1 sama dengan TRUE
Jenis_Kelamin=”Laki-Laki” ‘Salah karena variabel Jenis_Kelamin diberi nilai string

1.4 Konstanta
Konstanta merupakan pengenal yang nilainya tidak bisa diubah pada saat program dijalankan/dieksekusi. Konstatan umumnya digunakan bila dibutuhkan pengenal yang nilainya tetap/konstan di seluruh kode program. Sebelum pengenal konstanta digunakan, maka pengenal tersebut harus didefenisikan terlebih dahulu dengan menggunakan kata cadang Const.

Contoh:

Const PI=3.14159

R = 10

Print “Keliling Lingkaran Adalah : “;PI*R*R

Print “Luas Lingkaran Adalah : “;2 * PI * R


1.5 Lingkungan Terpadu Visual Basic

Lingkungan terpadu visual basic (Integrated Development Environment – IDE) merupakan lingkungan/tempat yang disediakan Visual Basic untuk menulis, menyimpan, membuka, mengkompile, melink, mendebug, menyeting compiler bagi kode program visual Basic. Intinya semuanya telah disediakan untuk keperluan koding, sehingga disebut dengan lingkungan terpadu.

A. Membuka Lingkungan Terpadu

Untuk membuka lingkungan terpadu maka Anda terlebih dahulu harus mengaktifkan Visual Basic. Caranya adalah :

– Klik Start | All Programs | Microsoft Visual Basic 6.0 | Microsoft Visual Basic 6.0

Anda tunggu beberapa saat maka akan muncul dialog untuk menentukan jenis proyek yang akan dibuat.

dialog-new-projectGambar 1.1 Dialog Menentukan Jenis Proyek

– Klik menu Standar Exe

– Klik tombol Open

Berikutnya akan ditampilkan jendela lingkungan terpadu Visual Basic seperti terlihat pada gambar 1.2

jendela-utama-vbGambar 1.2 Lingkungan Terpadu Visual Basic

B. Menutup Lingkungan Terpadu

Untuk menutup jendela lingkungan terpadu dapat dilakukan melalui menu atau tombol cepat keyboard (short-cut)

* Melalui menu

– Klik menu File |  Exit

* Dengan Tombol Cepat

Tekan tombol Alt + F dan X

Latihan 1. Menulis pernyataan di jendela Immediate dalam IDE

1. Aktifkan Visual Basic Bila Visual Basic Belum Diaktifkan

– Klik tombol Start | All Programs | Microsoft Visual Basic 6.0 | Microsoft Visual Basic 6.0

Tunggu beberapa saat maka akan muncul dialog New Project seperti terlihat pada gambar 1.3

dialog-new-project

Gambar 1.3 Dialog Menentukan Jenis Proyek

2. Klik tipe proyek Standard Exe. Untuk tahap awal tipe proyek yang dibuka adalah standar exe yang memungkinkan kita untuk merancang sistem/aplikasi dari awal. Hal ini tentu sesuai dengan tujuan kita untuk mengenalkan tahap-tahap pengembangan sistem mulai dari dasar.

3. Klik tombol Open

Selanjutnya akan ditampilkan jendela lingkungan pengembangan terpadu visual basic.

jendela-utama-vb

Gambar 1.4 Jendela Lingkungan Pengembangan Terpadu

Seperti yang dikemukakan pada awal latihan bahwa pada tahap ini Ada akan dikenalkan untuk menuliskan pernyataan di Visual Basic. Sebagai pemula kita akan menuliskannya di jendela immediate. Dikatakan jendela immediate karena tiap pernyataan yang kita tuliskan langsung diterjemahkan oleh penterjemah sehingga hasilnya dapat langsung kita dapat. Jendela immediate dapat juga dikatakan sebagai jendela segera yang berarati segera mendapatkan hasil.

4. Untuk membuka jendela immediate Anda dapat melakukannya dengan mengklik:
– Menu View | Immediate Window

atau dengan tombol cepat keyboard Ctrl + G

jendela-immediateGambar 1.5 Jendela Immediate

Meskipun tampilan jendela immediate tidak terlihat seperti Gambar 1.5 hal tersebut tidak menjadi masalah. Pada saat pertama kali Anda mengaktifkan jendela immediata maka jendela tersebut akan muncul di sebelah bawah jendela. Untuk memindahkannya cukup dengan menggeser (drag) baris judul jendela immedeiate (yang berwana biru) ke posisi yang Anda inginkan

5. Sekarang coba tuliskan pernyataan seperti berikut di posisi kursor (simbol | yang berkedip-kedip di jendela immediate. Posisi kursor menunjukkan tempat kita menuliskan kode) diikuti dengan menekan tombol Enter.

memberi-nilai-5-ke-a

Gambar 1.6 Pemberian Nilai Ke Variabel

Pernyataan :

A = 5

artinya bahwa nilai 5 akan disimpan dalam pengenal A. Dalam jendela immediate pengenal A otomatis bertindak sebagai pengenal variabel dan hal ini belum tentu berlaku nantinya dalam jendela editor form. Keterangan lebih lanjut tentang editor form akan dibahas pada modul pelatihan berikutnya.

Bila Anda menulis pernyataan seperti ini:

5 = A

maka akan muncul keterangan yang menyatakan bahwa pernyataan yang Anda berikan tidak dikenali oleh Visual Basic atau pernyataan tidak memiliki makna bagi Visual Basic sehingga dianggap sebagai pernyataan tidak absan (illegal statement). Bila pernyataan ditulis secara tidak absah otomatis Visual Basic akan menampilkan keterangan kesalahan (error).

keterangan-salah-pemberian-nilai

Gambar 1.7 Keterangan Pernyataan yang Ditulis Salah

Coba Anda berlatih untuk menuliskan pernyataan-pernyataan berikut ini di bawah ini. Tiap akhir pernyataan tekan tombol Enter.

A ==5

B = 7 + 10

A = 100>50

B = TRUE

A = 5

B = 10

C = (A> 1) AND (B >5)

Berilah catatan pada pernyataan-pernyataan yang tidak memenuhi syarat.

Untuk memudahkan Anda mengelola pernyataan dalam jendela immediate window, Visual Basic menyediakan berbagai tombol atau gabungan tombol yang akan mempermudah usaha-usaha Anda memanipulasi dalam jendela immediate window.

Tombol Keyboard Fungsi
Panah Kanan memindahkan kursor satu karakter ke kanan
Panah Kiri memindahkan kursor satu karakter ke kiri
Panah Atas memindahkan kursor satu baris ke atas
Panah Bawah memindahkan kursor satu baris ke bawah
Ctrl + Panah Kanan memindahkan kursor satu kata ke kanan
Ctrl + Panah Kiri memindahkan kursor satu kata ke kiri
Home memindahkan kursor ke awal baris
End memindahkan kursor ke akhir baris
Ctrl + Home memindahkan kursor ke awal kode
Ctrl + End memindahkan kursor ke akhir kode
Pgup memindahkan kursor satu halaman ke atas
PgDn memindahkan kursor satu halamam ke bawah
Del menghapus satu karakter di depan kursor
Backspace menghapus satu karakter di belakang kursor
Ctrl + Del Menghapus satu kata ke kanan
Ctrl + Backspace Menghapus satu kata ke kiri
Shift + Home Memblok mulai dari posisi kursor hingga awal baris
Shift + End Memblok mulai dari posisi kursor hingga akhir baris
Shift + Panah Kanan Memblok satu kata ke kanan
Shift + Panah Kiri Memblok satu kata ke kiri
Ctrl+A Memblok seluruh kode

Latihan 2.

Ketikkan kode program berikut dalam jendela immediate:

melihat-hasil-di-immediate

Gambar 1.8 Melihat hasil di Jendela Immediate

Anda perhatikan setiap pernyataan dibatasi oleh tombol Enter (tombol enter memiliki kode 13) sehingga tiap satu pernyataan menempati satu baris.

Perhatikan kembali kode program pada jendela immediate:

a=5
b=10
c=a+b
d=c*c/10
print a;b;c;d
5  10  15  22,5

Pada saat Anda mengetikkan pernyataan

a=5, maka secara otomatis kode tersebut akan diterjemahkan secara langsung oleh penterjemah (interpreter) visual basic. Disebut interpreter karena kode program diterjemahkan baris per baris. Karena pernyataan tersebut dapat diterima oleh visual basic maka pekerjaan selanjutnya adalah mengerjakan pernyataan:

a=5
b=10
c=a+b
d=c*c/10
print a;b;c;d

pada saat Anda menekan tombol enter setelah pernyataan

print a;b;c;d maka otomatis visual memberikan hasil

5  10  15  22,5

Darimana datangnya hasil tersebut?

print a;b;c;d berarti menampilkan nilai yang disimpan oleh variabel a, b, c dan d. Sekarang kita perhatikan terlebih dahulu variabel a. Pada baris pertama dalam kode program bahwa variabel a sudah diberi nilai 5 dan sampai perintah print tidak dijumpai pengubahan nilai dari variabel a sehingga pada saat melakukan perintah print a maka akan ditampilkan angka 5. Begitu juga variabel B mulai dari tahap pemberian nilai hingga perintah print tidak mengalami perubahan nilai sehingga nilainya tetap 10. Bagaimana halnya dengan variabel c dan D?

Pada baris ketiga pernyataan

c=a+b, berarti hasil penjumlahan variabel a dan b disimpan dalam variabel c, sehingga pernyataan tersebut dapat kita sisipkan nilai sementara a dengan nilai 5 dan b dengan nilai 10, sehingga pernyataan tersebut dapat kita ubah menjadi:

c = 5 + 10, yang menghasilkan nilai 15.

Sampai ditemukan perintah print tidak ditemukan lagi perintah yang mengubah nilai c sehingga pada saat melakukan perintah print c, nilai yang diberikan adalah 15.

Pernyataan

d=c*c/10, semakin rumit, namun untuk mempermudah analisa kita sisipkan sementara nilai-nilai yang disimpan variabel-variabel yang dilibatkan. nilai c terakhir adalah 15.

d = 15*15/10

d = 255/10

d = 25,5

Hingga ditemukan perintah print c tidak ada lagi perintah yang dilakukan untuk mengubah nilai variabel c sehingga nilai c adalah 25,5.

Hingga saat ini Anda telah mampu membuat pernyataan di jendela immediate windows. Pembentukan pernyataan harus mengikuti syntaks yang telah ditentukan oleh visual basic. Anda harus berani mencoba segala kemungkinan yang dimungkinkan oleh Visual Basic.

Kesimpulan
Pengenal merupakan simbol yang digunakan untuk menandai suatu elemen program.
Elemen program dapat berupa variabel, konstanta, array, fungsi, prosedur, rekord, file, dsb.
Variabel adalah pengenal yang nilainya dapat diubah-ubah sewaktu program dijalankan (running)
Konstanta merupakan pengenal yang nilainya tidak dapat diubah selama program dieksekusi (running)
Jendela Lingkungan terpadu merupakan tempat untuk melakukan segala hal tentang program. Mulai dari membuka, menyimpan, mengedit, mengatur penterjemah (compiler), membuat program berjalan (executable), dsb.

Latihan
Untuk lebih memahami penjelasaan dimuka berikut ini akan diberikan soal latihan.
1. Sebutkan 3 nama pengenal yang didefenisikan oleh sistem
2. Jelaskan syrat-syarat penamaan pengenal yang didefenisikan pemakai
3. Jelaskan pengertian variabel dan konstanta
4. Buatlah deklarasi varibel untuk soal berikut:
– Suhu di kutub utara
– Jumlah produksi jagung (ton) di Propinsi DIY
– Perkiraan cuaca di Sumatera Selatan
– IPK Mahasiswa
– Jarak bumi ke merkurius
– Nama mahasiswa
– Alamat Universitas Respati Yogyakarta
5. Buatlah deklarasi konstanta yang sesuai untuk soal berikut:
– Alamat sekolah
– Satu lusin
– satu kilometer dalam centimeter

Kosa Kata

Identifier Reserved Words User Defined
Dim Const As
Short Cut Menu Dialog
Program Running

Jajak Pendapat
Tentukan Suara Anda Dari Informasi Pada Bab I Ini?

Referensi
______Visual Basic Step By Step. Microsoft Corporation.
______Step By Step Microsoft Visual Basic. Sams.
______Mastering Microsoft Visual Basic. Sybex.