Penulisan pernyataan Sederhana

5 Juni 2009

Pernyataan (statement) merupakan instruksi yang diberikan kepada Visual Basic. Pernyataan yang dipahami akan dikerjakan; sedang pernyataan yang tidak dipahami tidak akan dikerjakan. Pernyataan sederhana merupakan salah satu jenis pernyataan dasar yang mesti dipahami dengan benar teknik-teknik penulisannya.

Pernyataan sederhana merupakan pernyataan yang diberikan baris per baris. Setiap baris umumnya dipisahkan oleh Enter (Ascii=13). Bila diinginkan lebih dari satu pernyataan dalam baris yang sama, maka tiap pernyataan dipisahkan oleh tanda titik dua (:). Pernyataan yang dituliskan harus memenuhi kaidah yang ditetapkan visual basic. Bila kaidan yang ditentukan tidak terpenuhi maka Visual Basic akan menampilkan pesan kesalahan penulisan. Berikut ini akan dijelaskan teknik-teknik penulisan pernyataan sederhana yang merupakan dasar dari penulisan pernyataan-pernyataan yang lebih kompleks.

Pernyataan sederhana umumnya memiliki sintak sebagai berikut:
A = Ekspresi, dimana
A adalah operand penampung nilai ekspresi
= operator pemberi nilai ekspresi
Ekspresi dapat berupa konstata ataupun ekspresi yang lain.

1. Ekspresi melibatkan satu operand
a. Pemberian nilai konstanta numerik
-numerik bulat
cth. A = 50
Konstata 50 merupakan bilangan bulat yang diberikan ke A oleh operator =.
Disini konstanta 50 merupakan bilangan bulat.
-numerik pecahan
cth. A = 50.5
Konstanta 50.5 merupakan bilangan pecahan yang diberikan ke A
dengan operator =. Dalam visual basic untuk menandakan pecahan
digunakan tanda titik bukan koma.
-numerik eksponensial
cth. A =2E5
2E5 sama dengan 2X10^5 = 200000

b. Pemberian nilai konstanta string
cth. Alamat=”Respati”
Konstata string “Respati” diberi ke variabel Alamat. Setiap string dalam
Visual Basic harus diapit oleh tanda petik ganda. String tidak dapat
dioperasikan secara aritmatika. Namun string dapat dirangkai/digabung
dengan menggunakan operator +.

c. Pemberian konstanta boolean
cth. A=TRUE
Konstata bolean hanya 2 yaitu TRUE atau FALSE

d. Pemberian nilai operand
Cth.
A = 5
B = A
Terlihat 2 buah pernyataan. Pada pernyataan 1, konstanta 5 diberi ke A. Pada
pernyataan 2, nilai A diberi ke B, sehingga nilai B sama dengan 5.

2. Ekspresi melibatkan 2 buah operand atau lebih
a. Konstata numerik bulat
A = 5 + 5, disini nilai ekspresi digantikan oleh 5 + 5. Ekspresi 5 + 5 dapat
diuraikan sebagai berikut:
5 adalah operand 1
+ adalah operator
5 adalah operand 2
A adalah penampung nilai ekspresi

b. Konstanta numerik pecahan
A = 5.2 * 10.5 + 8.125

c. Konstanta numerik eksponensial
A =2E5 * 2E-1

d. Konstanta campuran
A = 2 * 85 / 2E10 – 2.2
Pada saat membentuk konsntata campuran yang perlu diingat bahwa yang
dapat dilibatkan dalam operasi aritmatika (+ – * / ^ Mod) hanyalah konstanta
numerik, apakah bulat, pecahan atau eksponensial.

e. Konstata string
A = “Makan” + “Nasi”
Konstanta string dapat digabung dengan menggunakan operator +. Tidak
diperkenankan melakukan penggabungan konstanta string dengan konstanta
numerik ataupun boolean.

f. Konstanta Boolean
A = TRUE AND FALSE
Nilai boolean dapat dilibatkan dalam operator relasi (< <= > >= <>) ataupun
operator logika ( AND OR XOR EQV IMP NOT)
Contoh lain:
A = (A > B) AND (A < C)


Apa itu Kode ASCII?

3 Juni 2009

ASCII (American Standard Code For Information Interchange) merupakan kode standar yang digunakan dalam pertukaran informasi pada Komputer.
Setiap simbol yang ada di keyboard memiliki kode ASCII. Sebagai contoh Huruf A memiliki kode ASCII 65; huruf a memiliki kode ASCII 97.
Kode ASCII 65 dalam implementasinya diterjemahkan ke kode Biner.
65 = 01000001
97 = 01100001

Jumlah kode ASCII adalah 255 kode. Kode ASCII 0..127 merupakan kode ASCII untuk manipulasi teks; sedangkan kode ASCII 128..255 merupakan kode ASCII untuk manipulasi grafik.

Kode ASCII sendiri dapat dikelompokkan lagi kedalam beberapa bagian:
-Kode yang tidak terlihat simbolnya seperti Kode 10(Line Feed), 13(Carriage Return), 8(Tab), 32(Space)
-Kode yang terlihat simbolnya seperti abjad (A..Z), numerik (0..9), karakter khusus (~!@#$%^&*()_+?:”{})
-Kode yang tidak ada di keyboard namun dapat ditampilkan. Kode ini umumnya untuk kode-kode grafik.

Dalam pengkodean kode ASCII memanfaatkan 8 bit. Pada saat ini kode ASCII telah tergantikan oleh kode UNICODE (Universal Code). UNICODE dalam pengkodeannya memanfaatkan 16 bit sehingga memungkinkan untuk menyimpan kode-kode lainnya seperti kode bahasa Jepang, Cina, Thailand dan sebagainya.


Apa itu File?

3 Juni 2009

Ditinjau dari segi Bahasa Pemrograman, File merupakan media penyimpanan data. File terbagi atas 3 jenis yaitu:
-File teks
-File biner
-File tidak bertipe

File teks umumnya digunakan untuk menyimpan kode-kode ASCII sehingga dapat dipahami dengan baik isi dari file tersebut.

File biner merupakan file yang datanya dalam bentuk biner sehingga datanya tidak dapat dibaca secara langsung.

File tidak bertipe merupakan file yang digunakan untuk operasi-operasi khusus seperti : penduplikat, ukuran file, dan sebagainya.


Apa itu relasi?

18 Mei 2009

Relasi merupakan istilah matematika yang digunakan untuk menggambarkan suatu tabel. Suatu relasi dapat terdiri atas 1 atau N attribut. Tiap attribut memiliki cakupan nilai spesifik apakah numerik (0..9), alpha (A..Z), alphanumerik (0..9, A..Z), date, time, obyek, gambar, audio, video, atau jenis data lainnya. Selain dari jenis data yang akan disimpan attribut ditentukan, attribut juga umumnya ditentukan besarnya/panjangnya nilai dari jenis data tersebut (Misalkan attribut Nama misalkan bertipe Alpha dengan panjang 25 karakter). Cakupan dan besarnya nilai suatu attribut disebut dengan domain. Keseluruhan attribut disebut dengan degree. Nilai-nilai yang diberikan pada tiap attribut dalam satu baris disebut dengan tuple. Banyaknya tuple dalam suatu relasi disebut dengan cardinality.


Apa itu event?

16 Mei 2009

Event merupakan suatu permintaan yang dilakukan oleh suatu obyek (reguester) kepada obyek lainnya (responder). Permintaan dapat dilakukan oleh obyek fisik maupun non fisik. Obyek non fisik dapat berupa kode program; sedangkan obyek fisik dapat berupa perangkat input, perangkat pemroses, maupun perangkat output. Misalkan perangkat input mouse meminta kepada suatu obyek agar klik (click), seret (drag) ataupun klik ganda (double click) yang dilakukannya ditanggapi. Obyek yang menerima permintaan selanjutnya memproses permintaan tersebut dan hasilnya diberikan kepada obyek peminta.


Apa itu fungsi?

16 Mei 2009

Fungsi merupakan suatu blok kode program yang disusun sedemikian rupa untuk menyelesaikan suatu masalah spesifik. Hasil suatu fungsi adalah suatu nilai tunggal. Permasalahan yang kompleks diurai kedalam fungsi-fungsi sehingga permasalahan dapat diketahui secara baik dan benar. Melalui fungssi kode program lebih mudah dipahami (readbility) dan tentu saja pengembangan (developing) program semakin mudah dilakukan.
Dari segi pembuatannya, fungsi terbagi atas 2 (dua), yaitu :
– fungsi yang disediakan sistem (built in function)
– fungsi yang dibentuk pemakai (user defined function)

1. Fungsi yang didefenisikan sistem
Visual Basic telah mendefenisikan ratusan bahkan ribuan fungsi yang tujuan utamanya adalah membantu pemakai untuk membantu menyelesaikan masalah. Fungsi yang telah dibentuk ini biasanya telah diuji coba dengan baik dan benar sehingga pemakai benar-benar dapat mengandalkan fungsi tersebut.
Fungsi yang yang telah didefenisikan dapat dikelompokkan kedalam:
– fungsi aritmatika, cth : mod
– fungsi trigonometri, cth : sin, cos
– fungsi string, cth : left, mid, right
– fungsi keluaran, cth : print

2. Fungsi yang didefenisikan pemakai
Dalam menyelesaikan suatu permasalahan kadangkala fungsi-fungsi yang telah disediakan oleh sistem tidak banyak membantu dalam penyelesaiiannya sehingga pemakai harus membentuk fungsi tersendiri. Fungsi yang didefenisikan pemakai selanjutnya dapat digunakan dalam seluruh kode program dan bahkan dengan adanya Dynamic Link Library yang memungkinkan fungsi disimpan dalam file tersendiri (DLL) telah memungkinkan fungsi untuk dibagi (sharing) bukan hanya antar program dalam VB bahkan juga antar bahasa pemrograman lainnya.


Apa itu hardware?

13 Mei 2009

Hardware merupakan perangkat keras yang dirangkai sedemikian rupa sehingga mencapai tujuan yang diinginkan. Hardware dapat beroperasi bila diberi arus listrik. Rangkain elektronik yang disusun sedemikian rupa hanya mengenali tegangan listrik baik positif maupun negatif yang secara digital dikenal sebagai 1 dan 0.
Hardware hanya mengenali bilangan 1 dan 0. Untuk berinteraksi dengan hardware hanya dengan memanfaatkan angka 1 dan 0 tentu saja sangatlah sulit. Bahasa pemrograman yang mengenali angka 1 dan 0 disebut bahasa mesin.
Dari sisi fungsinya hardware komputer dapat dibagi kedalam:
1. perangkat input (input device)
perangkat input merupakan perangkat yang digunakan untuk memasukkan tombol, posisi, suara, video ke dalam komputer yang selanjutnya diproses dan memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan. Berdasarkan jenis inputannya perangkat input dapat dibagi kedalam:
– perangkat input tekan, cth : keyboard,
– perangkat input geser, cth : mouse, track ball, touch pad
– perangkat input suara, cth : microphone
– perangkat input video, cth : camera
2. perangkat pemroses (process device)
perangkat pemroses merupakan perangkat yang digunakan untuk memproses hasil inputan perangkat input. Berdasarkan fungsinya perangkat pemroses dapat dibagi kedalam:
– unit pemrosesan utama (central proccessing unit – CPU – processor)
– unit pemrosesan logika dan aritmatika (aritmathic logical unit)
– unit pemrosesan sementara (random access memory – RAM)
3. perangkat keluaran (output device)
Perangkat keluaran menampilkan hasil yang diberikan perangkat pemroses. Perangkat keluaran dapat dikelompokkan kedalam 2 bagian utama:
– perangkat keluaran fisik, cth : printer
– perangkat keluaran non fisik, cth : monitor