Penulisan pernyataan Sederhana

Pernyataan (statement) merupakan instruksi yang diberikan kepada Visual Basic. Pernyataan yang dipahami akan dikerjakan; sedang pernyataan yang tidak dipahami tidak akan dikerjakan. Pernyataan sederhana merupakan salah satu jenis pernyataan dasar yang mesti dipahami dengan benar teknik-teknik penulisannya.

Pernyataan sederhana merupakan pernyataan yang diberikan baris per baris. Setiap baris umumnya dipisahkan oleh Enter (Ascii=13). Bila diinginkan lebih dari satu pernyataan dalam baris yang sama, maka tiap pernyataan dipisahkan oleh tanda titik dua (:). Pernyataan yang dituliskan harus memenuhi kaidah yang ditetapkan visual basic. Bila kaidan yang ditentukan tidak terpenuhi maka Visual Basic akan menampilkan pesan kesalahan penulisan. Berikut ini akan dijelaskan teknik-teknik penulisan pernyataan sederhana yang merupakan dasar dari penulisan pernyataan-pernyataan yang lebih kompleks.

Pernyataan sederhana umumnya memiliki sintak sebagai berikut:
A = Ekspresi, dimana
A adalah operand penampung nilai ekspresi
= operator pemberi nilai ekspresi
Ekspresi dapat berupa konstata ataupun ekspresi yang lain.

1. Ekspresi melibatkan satu operand
a. Pemberian nilai konstanta numerik
-numerik bulat
cth. A = 50
Konstata 50 merupakan bilangan bulat yang diberikan ke A oleh operator =.
Disini konstanta 50 merupakan bilangan bulat.
-numerik pecahan
cth. A = 50.5
Konstanta 50.5 merupakan bilangan pecahan yang diberikan ke A
dengan operator =. Dalam visual basic untuk menandakan pecahan
digunakan tanda titik bukan koma.
-numerik eksponensial
cth. A =2E5
2E5 sama dengan 2X10^5 = 200000

b. Pemberian nilai konstanta string
cth. Alamat=”Respati”
Konstata string “Respati” diberi ke variabel Alamat. Setiap string dalam
Visual Basic harus diapit oleh tanda petik ganda. String tidak dapat
dioperasikan secara aritmatika. Namun string dapat dirangkai/digabung
dengan menggunakan operator +.

c. Pemberian konstanta boolean
cth. A=TRUE
Konstata bolean hanya 2 yaitu TRUE atau FALSE

d. Pemberian nilai operand
Cth.
A = 5
B = A
Terlihat 2 buah pernyataan. Pada pernyataan 1, konstanta 5 diberi ke A. Pada
pernyataan 2, nilai A diberi ke B, sehingga nilai B sama dengan 5.

2. Ekspresi melibatkan 2 buah operand atau lebih
a. Konstata numerik bulat
A = 5 + 5, disini nilai ekspresi digantikan oleh 5 + 5. Ekspresi 5 + 5 dapat
diuraikan sebagai berikut:
5 adalah operand 1
+ adalah operator
5 adalah operand 2
A adalah penampung nilai ekspresi

b. Konstanta numerik pecahan
A = 5.2 * 10.5 + 8.125

c. Konstanta numerik eksponensial
A =2E5 * 2E-1

d. Konstanta campuran
A = 2 * 85 / 2E10 – 2.2
Pada saat membentuk konsntata campuran yang perlu diingat bahwa yang
dapat dilibatkan dalam operasi aritmatika (+ – * / ^ Mod) hanyalah konstanta
numerik, apakah bulat, pecahan atau eksponensial.

e. Konstata string
A = “Makan” + “Nasi”
Konstanta string dapat digabung dengan menggunakan operator +. Tidak
diperkenankan melakukan penggabungan konstanta string dengan konstanta
numerik ataupun boolean.

f. Konstanta Boolean
A = TRUE AND FALSE
Nilai boolean dapat dilibatkan dalam operator relasi (< <= > >= <>) ataupun
operator logika ( AND OR XOR EQV IMP NOT)
Contoh lain:
A = (A > B) AND (A < C)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: