Perancangan Sistem Grafik Batang

22 Mei 2009

Ada pameo “satu gambarkan mengilustrasikan 1000 kata-kata” seringkali digunakan sebagai penyemangat bagi para perancang sistem sehingga dalam memberi laporan data sebaiknya dalam bentuk grafik. Terdapat beragam jenis grafik seperti grafik batang, diagram, dan lain-lain. Bahkan jenis grafik yang berkembang saat ini sungguh sangat banyak jenisnya dan umumnya menggambarkan data yang akan dijelaskan.
Grafik batang merupakan salah satu grafik yang banyak digunakan untuk menggambarkan pola data. Grafik batang dapat digambarkan secara mendatar (horizontal) maupun tegak (vertikal)

Contoh grafik batang mendatar

Penjualan Jagung Desa Barusjahe
Kec. Barusjahe, Kab. Karo
Tahun 2000 s.d. 2008

Tahun
2000 XXXXXXXXXX
2001 XXXXXXXXXXXX
2002 XXXXXXXXXXXXXX
2003 XXXXXXXXXXXXX
2004 XXXXXXXXXXXXXXXX
2005 XXXXXXXXXXXXXXXXXX
2006 XXXXXXXXXXXXXXX
2007 XXXXXXXXXXXXXX
2008 XXXXXXXXXXXXXXXXX
Contoh 2. Diagram Batang Tegak
Penjualan Jeruk Desa Barusjahe
 Kec. Barusjahe, Kab. Karo
TA. 2005 s.d 2008
(Dalam Ton)

Jumlah
  10      X      
    9      X                    X           X
    8      X       X           X           X
    7      X       X           X           X
    6      X       X           X           X
    5      X       X           X           X
    4      X       X           X           X
    3      X       X           X           X
    2      X       X           X           X
    1      X       X           X           X
     -------------------------------------- 
         2005  2006    2007      2008

Persoalnnya bagaimana carai membentuk grafik batang di atas baik mendatar maupun tegak.
Misalkan terdapat data produksi jagung di Desa Barusjahe Kec. Barusjahe, Kab. Karo seperti dibawah ini:

Tahun            Produksi (ton)
2000                      100
2001                       85
2002                      105
2003                      110
2004                      100
2005                      120
2006                      110
2007                      140
2008                      150  

Untuk mencetak produksi dalam grafik umumnya kita gunakan suatu simbol. Misalkan untuk menyatakan 1 data kita gunakan simbol X. Namun bagaimana halnya bila data tersebut 100? Apakah kita tetap mencetak simbol X sebanyak 100? Tentu hal ini sangat memboroskan tempat di monitor. Untuk itu biasanya kita lakukan penskalaan, dimana satu X kita anggap sebagai 10 satuan data sehingga 100 satuan data hanya akan menggunakan sepuluh X.
Dengan memanfaatkan penskalaan 10 satuan sama dengan X maka data produksi jagung di atas dapat kita tuliskan seperti berikut:

Tahun            Produksi (ton)
2000                      XXXXXXXXXX (100)
2001                      XXXXXXXX (85)
2002                      XXXXXXXXXX (105)
2003                      XXXXXXXXXXX (110)
2004                      XXXXXXXXXX(100)
2005                      XXXXXXXXXXXX(120)
2006                      XXXXXXXXXXX(110)
2007                      XXXXXXXXXXXXXX(140)
2008                      XXXXXXXXXXXXXXX(150 )

Keterangan:
X = 10 Ton Produksi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.